Aturan Baru IFAB Dorong Sepak Bola Lebih Progresif, Tim Lambat Berisiko Tertinggal
Delapan perubahan yang diterapkan Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) untuk Piala Dunia 2026 dan musim ke depannya. Ini kata pengamat.
Penulis:
Muhammad Nursina Rasyidin
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Jika tendangan gawang tidak dilakukan pada akhir hitungan mundur, tendangan sudut akan diberikan kepada lawan.
4. Pergantian Pemain
Pemain memiliki 10 detik untuk meninggalkan lapangan setelah papan pergantian pemain ditampilkan.
Mereka harus meninggalkan lapangan di titik terdekat pada garis batas lapangan.
Jika pemain yang diganti tidak meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik, pemain pengganti hanya dapat masuk pada penghentian pertama setelah satu menit berlalu sejak dimulainya kembali pertandingan dan wasit memberi isyarat kepada mereka.
Pengecualian akan diberikan untuk cedera pemain dan masalah yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan.
5. Perawatan di Luar Lapangan
Pemain harus meninggalkan lapangan selama satu menit setelah dimulainya kembali pertandingan jika staf medis memasuki lapangan untuk merawan mereka.
Pengecualian berlaku untuk cedera penjaga gawang, benturan antara penjaga gawang dengan pemain, benturan antar rekan satu tim yang membutuhkan pertolongan pertama, cedera parah, dan ketika pemain yang cedera akan mengambil tendangan penalti.
6. Protokol VAR
Sistem ini akan digunakan untuk memeriksa kapan kartu merah dikeluarkan setelah kartu kuning kedua yang jelas-jelas salah atau ketika karu dikeluarkan dalam kasus kesalahan identitas.
Tendangan sudut yang diberikan secara salah juga dapat dikenai intervensi VAR jika keputusan tersebut dapat dikoreksi segera tanpa menunda dimulainya kembali pertandingan.
VAR juga dapat melakukan intervensi ketika pelanggaran terjadi sebelum permainan dimulai kembali.
Contohnya, ketika seorang penyerang melakukan pelanggaran terhadap seoran bek sebelum bola dimainkan dari situasi bola mati.
7. Istirahat Minum