Pernyataan Kominfo Terkait Dugaan Data Pendaftaran Kartu SIM yang Bocor
Inilah pernyataan Kominfo terkait dugaan kebocoran data pendaftaran Kartu Sim, pihaknya pastikan bahwa data kemungkinan bukan berasal dari Kominfo.
Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Sri Juliati
Pernyataan terkait Dugaan Kebocoran Data Pendaftaran Kartu SIM Telepon Indonesia:
Sehubungan dengan informasi yang beredar terkait dengan dugaan kebocoran data kartu prabayar, dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:
1. Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan penelusuran internal. Dari penelusuran tersebut, dapat diketahui bahwa Kementerian Kominfo tidak memiliki aplikasi untuk menampung data registrasi prabayar dan pascabayar.
2. Berdasarkan pengamatan atas penggalan data yang disebarkan oleh akun Bjorka, dapat disimpulkan bahwa data tersebut tidak berasal dari Kementerian Kominfo.
3. Kementerian Kominfo sedang melakukan penelusuran lebih lanjut terkait sumber data dan hal-hal lain terkait dengan dugaan kebocoran data tersebut.
Baca juga: Johnny G Plate Bantah Kebocoran Data Pendaftaran Kartu SIM Telepon Indonesia Berasal dari Kominfo
Selain Kominfo, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri juga turut membantah.
Pihak Dukcapil membantah, jika pihaknya telah kebobolan data.
Dukcapil menyatakan bahwa setelah melakukan pengecekan, struktur data bukanlah seperti yang dimiliki oleh Dukcapil.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
Berita lain terkait Data Pendaftaran Kartu SIM yang Bocor