Menkominfo Berharap G20 Digital Innovation Network Dorong Startup Digital Nasional Naik Kelas
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan pengembangan ekonomi digital nasional menjadi perhatian serius.
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Sanusi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
TRIBUNNEWS.COM, BALI - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan pengembangan ekonomi digital nasional menjadi perhatian serius. G20 Digital Innovation Network (DIN) menjadi salah satu caranya.
Johnny mengharapkan inovasi dan kreativitas startup digital di Indonesia bertumbuh agar bisa naik kelas.
“Kegiatan G20 Digital Innovation Network ini untuk memperjumpakan antara ide-ide kreatif startup Indonesia dengan venture capital asal bisa berkembang dan nanti bisa naik kelas, kita berharap nanti akan muncul unicorn-unicorn yang baru,” kata Johnny dalam Konferensi Pers G20 DIN di Hotel Westin Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (3/9/2022).
Baca juga: Kominfo Siap Gelar Acara Digital Innovation Network di Tingkat Negara-negara ASEAN
Johnny menyatakan tumbuhnya startup unicorn baru menjadi peluang menghasilkan tambahan decacorn dengan berbagai cara, baik melalui merger akuisisi maupun pelebaran pasar yang meningkat dengan baik.
“Mengingat proyeksi digital ekonomi Indonesia di tahun 2030 sekitar 315 setengah miliar dolar, hampir setara dengan 42 persen digital economy di ASEAN, jadi begitu besar. Maka perlu kita siapkan dan bekerja bergandengan tangan bersama-sama,” jelasnya.
Baca juga: Menkominfo Sebut Pertemuan Menteri Ekonomi Digital G20 Penentu Nasib Ruang Digital Global
Menurutnya, pemerintah akan terus mengambil bagian penting di semua lini untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, termasuk dengan mengembangkan inovasi startup.
“Mulai dari pembangunan infrastruktur digital secara besar-besaran di hulu, pelatihan-pelatihan terhadap sumberdaya manusia digital di semua lini baik tingkat dasar, tingkat menengah, tingkat lanjut,” jelasnya.
Ia menuturkan pemerintah juga menyiapkan SDM untuk tata kelola spektrum frekuensi yang memungkinkan operator seluler dapat mengembangkan usaha dan membangun jaringan yang lebih luas untuk menjangkau seluruh wilayah tanah air.
“Dan tentunya, menyiapkan regulasi-regulasi yang dibutuhkan agar konvergensi dan playing field di bidang usaha telekomunikasi dan digital bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik,” ujarnya.
Forum DIN G20 melibatkan 42 venture capital dan 55 startup digital terkemuka dari negara anggota G20. Dalam konferensi pers, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan.