Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Patriarki Dalam Tontonan Sinetron

Sinetron sering disebut orang sebagai tontonan yang tidak sehat sebab sering menyuguhkan dunia yang berbeda jauh dengan realita.

Patriarki Dalam Tontonan Sinetron
Tangkap Layar Akun Instagram @layardrama_rcti
Al dan Andin di Ikatan CInta 13 April 2021 

Barangkali kehidupan seperti itu yang mereka impikan sebenarnya, sehingga  tampilan yang demikian membawa mereka pada "hidup dalam bayang bayang" sesuai impian yang tersimpan di alam bawah sadar.

Sayapun sering kali terlena pada bayangan tentang kehidupan yang serba indah saat menonton sebuah sinetron bersetting kehidupan upper class.

Tapi ada beberapa adegan yang mengundang kernyit dahi saya. Beberapa kali tokoh Al berujar pada istrinya; "Nurut aja sama suami kenapa?"

Di lain waktu dia berujar, "Bisa diem gak?" Di samping beberapa dialog serupa yang tidak saya ingat.  Walau ucapan itu disertai gaya yang menggemaskan, tetap saja menyisakan kesan sinetron IC menampilkan gaya patriarki.

Laki laki mendominasi perempuan. Keputusan laki laki tidak terbantahkan oleh perempuan.

Barangkali hal yang ditampilkan merupakan fragmentasi dari realita sosial yang ada. Akan tetapi tidak adanya bantahan dari pihak perempuan, dalam hal ini adalah istri, seolah membenarkan tindakan yang mencerminkan dominasi tersebut.

Patriarki sebagai sistem sosial menempatkan laki laki sebagai penguasa, pemimpin, pengambil keputusan akhir yang menentukan, seyogyanya dihapuskan.

Dominasi laki laki atas perempuan, menyingkirkan atau mengesampingkan peran perempuan dalam proses pengembangan dan kemajuan suatu masyarakat.

Perempuan harus gigih berjuang mengikis patriarki dalam praktik kehidupan. Dimulai dari rumah tangganya.

Sedangkan laki laki hendaknya rela mengorbankan kenyamanan yang selama ini dinikmatinya. Semoga.(*)

Ikuti kami di
Editor: Setya Krisna Sumarga
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas