Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Said Abdullah Sampaikan 6 Poin Penting Sikapi Kasus Kematian Brigadir J dan Penonaktifan Ferdy Sambo
Seperti ramai diberitakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J meninggal pada Jumat 8 Juli 2022.
Editor: Hasanudin Aco
Angka ini merupakan yang tertinggi sejak 8 tahun terakhir.
Bukan hanya Indikator Politik Indonesia yang merilis hasil survei kinerja Polri bagus.
Lembaga survei Alvara Startegi Indonesia merilis survei pada kahir tahun 2021, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebesar 86,5 % , angka tersebut meningkat dari tahun (2020) sebelumnya berdasarkan hasil survei dari Litbang Kompas sebesar 78,8 % .
Lembaga Survei Charta Politica pada Desember 2021 juga merilis kepuasan masyarakat atas kinerja Polri sangat tinggi.
Dari semua lembaga negara, Polri di urutan ketiga dibawah Presiden, dan TNI.
Raihan kepuasan masyarakat terhadap Polri sebesar 66,8 % , menjadi penegak hukum paling tinggi tingkat kepuasan masyarakat, membawahi KPK 64,3 % , MK 59,3 %, Kejagung 58,6 % dan MA 58,3 % .
Marwah kepolisian yang sedemikian baik ini harus kita jaga bersama, baik oleh jajaran kepolisian maupun masyarakat, terutama media massa.
Oleh sebab itu mengharapkan agar semua pihak berhati-hati dalam bersikap dan bersuara.
2. Memberikan kesempatan Tim Khusus Poliri untuk melakukan penyidikan secara pro justicia agar kasus kematian Brigadir J ini terbuka seterang-terangnya.
Terlebih lagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan mengedepankan Scientific Crime Investigation, yang lebih mengedepankan barang bukti dalam rangka menyusun pecahan-pecahan peristiwa sebagai rangkaian kasus yang menerangkan kronologis yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.
Pendekatan inilah yang paling diakui sebagai pendekatan yang bisa dipertanggungjawabkan dengan akurat pada disiplin kriminologi.
3. Mengharapkan berbagai pihak baik, Kompolnas, Komnas HAM dan Timsus Polri bekerja secara kolaboratif, dan tidak terburu-buru untuk menyampaikan pernyataan ke publik hingga sampai terkumpul bukti-bukti dan kronologi peristiwa yang bisa dipertanggungjawabkan berdasarkan kaidah kaidah KUHAP dan KUHP.
Hal ini untuk menghindari berbagai spekulasi yang muncul dan dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk merusak citra institusi Polri.
4. Memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengambil langkah untuk menonaktifkan Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri.

