Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Recep Tayyip Erdogan, Bapak Nasionalisme Islam Turki

Sejak awal mendirikan partai, visi politik Erdogan sangat jelas, yaitu nasionalisme. Mula-mula ia berusaha menegosiasikan posisi Turki.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Husein Sanusi
zoom-in Recep Tayyip Erdogan, Bapak Nasionalisme Islam Turki
Dokumen Pribadi KH. Imam Jazuli.
Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon, Jawa Barat, KH. Imam Jazuli, di Turki, Jumat (13/1/2023). 

Gulen dan Erdogan sama-sama mencintai negara mereka, Turki; membangkitkannya dari keterpurukan dibanding negara-negara Eropa.

Hanya saja, gerakan Gulen terlalu vulgar dalam mengusung semangat Islamismenya. Berbeda dengan Erdogan.

Semangat Islamisme dibungkus dengan nuansa Nasionalisme. Semua kebijakan Erdogan atas nama kepentingan nasional. Sementara di sisi lain, mencintai negara adalah ajaran Islam itu sendiri.[]

*Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.*

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas