Menurut Khan, kantornya punya alasan yang masuk akal untuk menuntut pertanggungjawaban Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kemanusiaan di Gaza.
Selain mengajukan surat perintah penangkapan ke pejabat Israel, Khan juga mengajukan surat perintah penangkapan terhadap tiga pemimpin Hamas.
Di antara pejabat Hamas yang dimaksud adalah Yahya Sinwar, Ismail Haniyeh, dan Mohammed Diab Ibrahim al-Masri atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Dikutip dari Reuters, Netanyahu menyebut keputusan ICC adalah aib dan serangan terhadap Israel.
“Mengapa Anda begitu lancang membandingkan Hamas yang membunuh, membakar, membantai, memenggal kepala, memperkosa dan menculik saudara-saudari kita, dengan tentara (tentara Israel) yang berperang secara adil?," kata Netanyahu.
Sementara itu, Hamas mengecam keputusan jaksa ICC yang meminta surat perintah penangkapan terhadap para pemimpinnya.
Kelompok militan yang menguasai Gaza itu pun menuduh Karim Khan berusaha “menyamakan korban dengan algojo”.
Hamas menuntut agar permintaan tersebut dibatalkan.
Meski demikian, Hamas menilai kalau permintaan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Gallant datang “terlambat tujuh bulan”.
(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)