News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Pertahanan Udara Saudi Hancurkan Rudal dan Drone yang Mengarah ke Al-Kharj

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DIGAGALKAN - Sistem pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat belasan rudal dan drone yang menargetkan wilayah kerajaan pada Jumat dini hari. Serangan diarahkan ke beberapa lokasi strategis seperti Prince Sultan Air Base di Al-Kharj serta wilayah sekitar Riyadh (Arabnews)

Serangan itu memicu gelombang serangan balasan dari Teheran terhadap berbagai target di kawasan Timur Tengah.

Konflik yang meningkat tajam sejak 28 Februari 2026 kini telah meluas ke sejumlah negara di kawasan Teluk.

Baca juga: Kemlu RI Ungkap 3 Poin Surat Prabowo Untuk Presiden Iran, Utarakan Solidaritas Hingga Tawaran Dialog

Negara-negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC) dilaporkan turut mengalami serangan.

Serangan yang diklaim berasal dari Iran di wilayah Teluk dilaporkan telah menewaskan sedikitnya sembilan orang.

Jalur Energi dan Perdagangan Terganggu

Ketegangan keamanan juga berdampak pada sektor maritim di kawasan Teluk.

Serangan rudal terhadap kapal komersial di perairan dekat Oman memicu penumpukan sekitar 150 kapal tanker di sekitar Strait of Hormuz.

Akibatnya, lalu lintas pengiriman minyak melalui jalur strategis tersebut dilaporkan anjlok hingga sekitar 86 persen.

Arab Saudi juga mengecam keras serangan drone dan rudal yang disebut menargetkan Azerbaijan serta ruang udara Turkey yang dilindungi oleh NATO.

Dalam pertemuan luar biasa para menteri luar negeri negara anggota GCC yang digelar di Riyadh pada 1 Maret, negara-negara Teluk menegaskan hak kolektif mereka untuk mempertahankan wilayah dari apa yang disebut sebagai “agresi Iran”.

Sementara itu, setelah rapat kabinet yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada 3 Maret, pemerintah Saudi menegaskan bahwa kerajaan memiliki hak penuh untuk memberikan respons atas serangan yang terus berulang.

Kabinet juga menegaskan bahwa Arab Saudi akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi wilayah, warga negara, serta penduduknya dari ancaman keamanan yang semakin meningkat di kawasan.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini