Ketegangan Iran-AS juga berdampak langsung pada pasar energi global. Iran masih mempertahankan blokade di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui hampir 20 persen perdagangan minyak dunia.
Akibat gangguan distribusi minyak, harga bahan bakar di Amerika Serikat melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir.
Trump mengakui harga bensin kini menembus lebih dari 4,50 dolar AS per galon, jauh lebih tinggi dibanding sebelum perang.
Meski begitu, Trump tetap menegaskan bahwa tekanan terhadap Iran akan terus dilakukan demi mencegah Teheran memperoleh kemampuan nuklir militer.
Baca juga: Misteri Keberadaan 11 Ton Uranium Iran yang Terkubur di Dalam Tanah
Di sisi lain, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran telah menyampaikan respons resmi terhadap proposal damai terbaru AS melalui mediator Pakistan.
Hingga kini belum ada tanda bahwa kedua pihak benar-benar mencapai titik kompromi.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan