News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tersangka Kasus Pembuangan Bayi di Gresik Meninggal, Keluarga Curiga hingga Kata Kepala Rutan

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi jenazah - Tersangka kasus pembuangan anak di Gresik meninggal dunia. Keluarga bilang ada kejanggalan hingga bantahan pihak Rutan.

Ia menyebut, BPN mengeluh soal ruangan karantina yang sesak dan kurang air minum maupun air bersih untuk mandi dan buang air.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom saat menanyai BPN, pelaku pembuang bayi

Baca juga: Napi Rutan Kelas IIB Sampang Sempat Mengeluh Sesak Napas Sebelum Meninggal di RS

BPN juga mengungkapkan ke ibunya kalau ingin pindah ruangan.

Kemudian, BPN mendapatkan tawaran dari Tamping berinisial AF untuk mentransfer uang.

"Selama ini saya berusaha agar anak saya bisa pindah ruangan. Hingga ada tawaran dari Tamping itu pindah blok lebih enak dengan bayar Rp 3,5 juta," ucap ibu BPN, MM.

Setelah mentransfer uang, keesokan harinya MM mendapatkan kabar bahwa anaknya meninggal dunia.

Keterangan keluarga BPN pun dibantah oleh Kelapa Rutan, Disri.

Ia mengatakan, BPN merupakan tahanan baru dan masuk di tempat karantina selama beberapa hari sebelum ditempatkan di blok hunian.

"BP dalam masa karantina pengenalan lingkungan. Baru seminggu di rutan, mengeluhkan sesak dada kemudian dibawa ke rumah sakit hasilnya serangan jantung. Berdasarkan keterangan tahanan lainnya yang baru masuk, dia minumnya banyak tidak ada dehidrasi," ujar Disri Wulan Agus Tomo.

Disri juga menyanggah adanya transaksi dari luar lapas ke dalam lapas.

"Tidak ada bayar itu. BP masih masuk tempat karantina bersama 25 orang, itupun untuk tempat tidur masih luas," tukasnya.

Baca juga: Kronologi Selebgram ZDL Buang Jasad Bayi di Bandara Bali, Tak Mau Kehamilan Diketahui Pacar

Buang Bayi di Luar Nikah

BPN merupakan salah satu tersangka pembuangan bayi di Gresik.

Ia membuang bayi hasil hubungan di luar nikah bersama kekasihnya UD, seorang mahasiswi.

UD juga ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan BPN.

Mengutip TribunJatim.com, setelah UD melahirkan tanpa bantuan medis di kamar mandi, BPN meletakkan bayinya ke pondok pesantren.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini