Tribun Bisnis

Kasus Covid-19 Turun, RedDoorz Klaim Tingkat Okupansi Membaik

Founder & CEO RedDoorz Amit Saberwal mengatakan, tingkat okupansi stabil pada kisaran 65 persen - 75 persen.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Kasus Covid-19 Turun, RedDoorz Klaim Tingkat Okupansi Membaik
ist
Founder & CEO RedDoorz Amit Saberwal 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Platform multi-brand perhotelan dan akomodasi RedDoorz mencatat tingkat okupansi membaik menyusul turunnya kasus Covid-19 di Indonesia.

Founder & CEO RedDoorz Amit Saberwal mengatakan, tingkat okupansi stabil pada kisaran 65 persen - 75 persen.

“Kami ikut berbahagia dan semangat dengan kabar kondisi Covid-19 di Indonesia yang berangsur membaik, sehingga industri pariwisata bisa perlahan pulih,” ucap Amit dalam konferensi pers di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: DP 0 Persen Diperpanjang, Berikut Faktor Penting Berinvestasi Properti di Masa Kini

Amit menekankan pihaknya turut mendorong industri pariwisata bangkit dengan menghadirkan kampanye #BisaAja yang mengakomodasi kebutuhan penginapan yang bersih, aman, dan nyaman.

“Kami ingin meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liburan dilakukan ke mana pun dan kapan pun tanpa rasa khawatir. Itu karena RedDoorz memiliki program sertifikasi HygienePass,” lanjutnya.

HygienePass merupakan program sertifikasi akomodasi untuk mitra properti dan akomodasi RedDoorz yang memberi jaminan keamanan dan kebersihan penginapan kepada para pengguna.

Baca juga: Kebijakan KPR DP 0 Persen Disambut Positif Pelaku Properti

Program ini bekerja sama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dalam membuat standar protokol kebersihan dan keamanan.

Lebih dari 80 persen properti RedDoorz di berbagai wilayah di Indonesia telah tersertifikasi sehingga semakin banyak pilihan properti yang aman untuk berlibur.

Director of Hotel Partners RedDoorz Indonesia, Yudhistira berharap dengan kampanye #BisaAja industri pariwisata di Indonesia kembali bergeliat.

“Kami ingin 2022 menjadi tahun bangkitnya industri pariwisata yang hampir dua tahun terkena dampak pandemi,” tuturnya.

Sementara Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Henky Manurung mengatakan, pemulihan industri pariwisata di Indonesia membutuhkan dukungan dari pelaku industri.

“RedDoorz membantu kami mulai dari menyediakan akomodasi bagi para tenaga kesehatan hingga mendukung dalam program vaksinasi yang kami jalankan,” imbuh Henky.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas