Tribun Bisnis

Harga Emas Terjun Bebas, Terendah dalam 2,5 Tahun Ini karena Kenaikan Suku Bunga The Fed

Harga emas di pasar spot terjun bebas turun ke level terendah terbaru dalam 2,5 tahun pada perdagangan hari ini, Senin 26 September 2022.

Editor: Choirul Arifin
zoom-in Harga Emas Terjun Bebas, Terendah dalam 2,5 Tahun Ini karena Kenaikan Suku Bunga The Fed
Foto Gentosha
Harga emas di pasar spot terjun bebas turun ke level terendah terbaru dalam 2,5 tahun pada perdagangan hari ini, Senin 26 September 2022. Pemicunya adalah penguatan dolar AS dan kenaikan suku bunga acuan The Fed. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed dan tren menguatnya kurs dolar AS telah membuat harga emas di pasar spot terjun bebas turun ke level terendah terbaru dalam 2,5 tahun pada perdagangan hari ini, Senin 26 September 2022.

Harga emas di pasar spot dunia mendapat sentimen negatif tren penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve AS untuk menurunkan inflasi.

Mengutip dari Reuters, harga emas spot turun 0,3 persen pada US$1.638,59 per ons troi, pada 0053 GMT, setelah mencapai level terendah sejak April 2020 pada awal sesi.

Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,6% menjadi US$1.645,8.

Indeks dolar mencapai puncak tertinggi baru sejak 2002 didukung oleh nada hawkish The Fed, membuat emas batangan yang dihargakan dengan greenback lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Suku bunga yang lebih tinggi menumpulkan daya tarik bullion karena logam tersebut tidak menghasilkan bunga.

Baca juga: Harga Emas Antam Senin 26 September 2022, Stagnan di Level Rp 932.000 per Gram

Harga emas telah turun lebih dari 20% sejak naik di atas level psikologis US$2.000 per ons troi pada bulan Maret.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada hari Minggu bahwa dia masih percaya bank sentral AS dapat menjinakkan inflasi tanpa kehilangan pekerjaan yang substansial mengingat momentum ekonomi yang berkelanjutan.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 8.000 per Gram Dalam Sepekan

Menurut survei terbaru, penurunan aktivitas bisnis di seluruh zona euro semakin dalam pada September, menunjukkan ekonomi kemungkinan memasuki resesi karena konsumen mengendalikan pengeluaran di tengah krisis biaya hidup.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, turun 0,31% menjadi 947,23 ton pada hari Jumat.

Di tempat lain, harga peral spot turun 0,8% menjadi US$18,68 per ons troi, platinum naik 0,7% menjadi US$860,13, dan paladium naik 0,4% menjadi US$2.076,10.

Laporan Reporter: Yudho Winarto | Sumber: Kontan

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas