Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Profil Presiden Niger Mohamed Bazoum, Hadapi Pemberontakan Militer dan Dilengserkan dari Jabatannya

Mohamed Bazoum dilantik menjadi Presiden Niger pada 2 April 2021, berikut ini profil singkatnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Profil Presiden Niger Mohamed Bazoum, Hadapi Pemberontakan Militer dan Dilengserkan dari Jabatannya
Issouf SANOGO / AFP
(FILES) Presiden Niger Mohamed Bazoum menghadiri pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres (tidak terlihat) di istana kepresidenan di Niamey pada 2 Mei 2022. Akses ke kediaman dan kantor Presiden Niger Mohamed Bazoum diblokir pada 26 Juli 2023 oleh anggota elit Pengawal Presiden, kata sumber yang dekat dengan Bazoum, meski alasannya tidak jelas. 

Ia dipandang sebagai kandidat lanjutan setelah dua periode pemerintahan Mahamadou Issoufou.

Saat pemilihan diadakan pada 20 Desember 2020, Bazoum mengumpulkan 39 persen suara.

Pemilihan putaran kedua diadakan pada 21 Februari 2021, antara dua kandidat teratas.

Kali ini Bazoum memenangkan 55 persen suara.

Baca juga: Tentara Niger Umumkan Kudeta, Presiden Mohamed Bazoum Digulingkan dari Kekuasaannya

Upaya Kudeta Pertama

Pada tanggal 31 Maret, beberapa hari sebelum Bazoum resmi dilantik, sebuah percobaan kudeta dilancarkan.t

Tetapi dengan cepat dipadamkan oleh pasukan yang setia pada pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

Sesuai rencana, Bazoum pun dilantik pada 2 April 2021.

Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Niger terjadi transisi damai dari satu pemimpin yang dipilih secara demokratis ke pemimpin lainnya.

Hadapi Sejumlah Tantangan Besar

Semasa menjabat sebagai presiden, Bazoum juga menghadapi sejumlah tantangan besar.

Pemerintahannya berjuang mengatasi kemiskinan ekstrem, pengangguran tinggi, dan aktivitas pemberontak jihadis.

Bazoum berkampanye untuk membatasi ukuran keluarga, meningkatkan melek huruf di negara ini, dan mengatasi korupsi.

Baca juga: Pengawal Tahan Presiden Niger Mohamed Bazoum, Umumkan Kudeta Lewat Video

Ia mendukung pendidikan perempuan dengan alasan bahwa kesetaraan gender dapat dicapai melalui pendidikan.

Presiden Bazoum juga berencana untuk memperkuat keamanan di negara itu dan bekerja sama dengan negara-negara tetangga serta Prancis dan Amerika Serikat dalam memerangi pemberontakan ISIS yang telah berkecamuk di beberapa bagian Sahel.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas