Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Ahli Gizi Ingatkan Tidak Perlu Gula Tambahan saat Perkenalkan Variasi Rasa pada Anak 

Pakar mengatakan saat memperkenalkan variasi rasa pada makanan, tidak perlu menggunakan gula tambahan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ahli Gizi Ingatkan Tidak Perlu Gula Tambahan saat Perkenalkan Variasi Rasa pada Anak 
freepik.com
Ilustrasi MPASI bayi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketika si kecil sudah memasuki usia 6 bulan, orang tua sudah dapat memberikan MPASI (makanan pendamping ASI) pada anak. 

MPASI diberikan untuk mengenalkan berbagai tekstur dan cita rasa makanan pada anak. 

Namun, pemberian MPASI untuk bayi juga tidak bisa dilakukan sembarangan. 

Bahkan, orang tua juga perlu memperhatikan penggunaan berbagai bahan tambahan makanan. 

Menurut ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, memperkenalkan variasi rasa pada makanan tidak perlu menggunakan gula tambahan. 

Misalnya, mengenalkan rasa manis pada anak bisa lewat buah-buahan atau jenis makanan tertentu. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebab rasa manis tidak selalu berasal dari gula tambahan ya. Anda bisa tahu dari wortel manis, bahkan udang rasanya manis so Anda pengen ngenalin rasa manis, bisa berasal dari makanan di rumah," ungkapnya pada media briefing virtual, Kamis (22/5/2024). 

Selain itu dr Tan juga menyinggung perihal gula yang juga dimasukkan ke dalam masakan. 

Menurutnya, penambahan gula pada masakan tidak diperlukan. 

"Kenapa juga harus diperkenalkan sesuatu yang dia tidak perlu kenal," tegasnya. 

Sebagai informasi konsumsi gula tambahan secara berlebihan dapat berdampak tidak baik pada anak. 

Tingginya kadar gula di dalam darah dapat menyebabkan anak menjadi hiperaktif sebab ia mendapatkan dorongan energi. 

Baca juga: Ahli Gizi: Pemberian MPASI yang Tepat dan Aman Bisa Cegah Anak dari Obesitas

Hal ini membuatnya terus aktif dan juga sulit untuk fokus pada hal tertentu.

Selain itu, konsumsi gula juga dapat memengaruhi kesehatan gigi. 

Sedangkan dampak jangka panjang dari konsumsi gula bisa mengakibatkan diabetes hingga obesitas di kemudian hari. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas