Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Debat Cawapres Kedua, Cak Imin: Pajak Karbon Harus Diberlakukan Segera

Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendesak agar pajak karbon segera diberlakukan di Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Debat Cawapres Kedua, Cak Imin: Pajak Karbon Harus Diberlakukan Segera
(Tangkap layar YouTube KPU RI)
Cawapres 2024 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjalani debat ke-2 Cawapres 2024, Minggu (21/1/2024), di Jakarta Convention Center (JCC). (Tangkap layar YouTube KPU RI) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nitis Hawaroh

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendesak agar pajak karbon segera diberlakukan di Indonesia.

Desakan tersebut dia sampaikan dalam debat kedua cawapres yang diselenggarakan KPU malam ini, Minggu (21/1/2024).

"Implementasi pajak karbon dilakukan secepat-cepatnya, sekaligus transisi energi baru terbarukan dijalankan," kata Cak Imin dalam Debat Keempat Capres-cawapres, Minggu.

Menurut Cak Imin, saat ini pemerintah justru menunda implementasinya pajak karbon dari tahun 2002 menjadi tahun 2025.

"Penundaan implementasi pajak karbon dilakukan oleh pemerintah hari ini, dari tahun 2002 menjadi tahun 2025. Apanya yang mau dilanjutkan, karena itu secara tegas harus dilakukan," tegasnya.

Dikatakan Cak Imin, pajak karbon ini bukan saja menjadi satu-satunya untuk pembangunan rendah karbon atau net Zero emision untuk tahun 2060 ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Cak Imin juga mengatakan bahwa yang paling penting adalah mempersiapkan energi baru dan terbarukan (EBT). Hanya saja, dia menilai bahwa apa yang dilakukan pemerintah menyoal EBT ini tidak serius.

Baca juga: Cak Imin Kritik Program Food Estate: Mengabaikan Petani dan Merusak Lingkungan

"Sayangnya komitmen pemerintah hari ini tidak serius, target energi baru dan terbarukan yang mestinya kita harus punya target 2025 berkurang dari 23 justru diturunkan menjadi 17 persen," terangnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas