Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penjelasan Wali Kota Jakarta Utara Soal Video Pesepeda Dilarang Masuk PIK karena Harus Pakai Paspor

Sebuah video viral menunjukkan pesepeda yang hendak masuk kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Penjaringan, Jakarta Utara.

Penjelasan Wali Kota Jakarta Utara Soal Video Pesepeda Dilarang Masuk PIK karena Harus Pakai Paspor
Warta Kota/Instagram @faktamediaofficial
Tangkapan layar video pesepeda yang hendak masuk kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Penjaringan, Jakarta Utara, mengaku dilarang dan harus menggunakan paspor 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah video viral menunjukkan pesepeda yang hendak masuk kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pesepeda tersebut mengaku bahwa ia dan teman-temannya dilarang masuk PIK 2 lantaran harus pakai paspor.

Terkait hal itu, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko pun memberi klarifikasi.

Video tersebut berdurasi 38 detik menggambarkan seorang pesepeda tengah berada di gerbang masuk kawasan PIK.

Baca: Video Viral Pasien Corona di Malang Coba Kabur Naik Ojek, Tukang Ojek Langsung Bubarkan Diri

Baca: Fakta Ayah Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil, Alasan karena Mirip Mantan Istri hingga Saling Suka

Pesepeda mengenakan helm dan kacamata hitam beserta dua pesepeda lainnya.

Tampak sebuah pos penjagaan dan beberapa orang satpam yang berada di sekitar lokasi itu.

Tak jauh dari lokasi terdapat jembatan layang.

"Jadi seperti yang sudah saya sampaikan bahwa masuk tempat ini di atas jam 9 harus pakai paspor. Harus minta izin kepada pemilik, di kantor marketing," kata pesepeda tersebut.

"Karena ini sudah dikuasai pihak swasta. Jadi kita sebagai rakyat tidak bisa (masuk), mobil yang bebas. Sepeda nggak bisa. Jadi harus pakai paspor. Jadi kalau kita ke PIK itu seperti turis di negeri sendiri. Parah!" tambahnya.

Video itu diunggah dalam akun @faktamediaofficial pada Selasa (14/7/2020).

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas