Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Soal Rizieq Shihab jadi Syarat Rekonsiliasi, Tanggapan Mahfud MD hingga Fakta di Balik Kepulangannya

Soal Rizieq Shihab jadi syarat rekonsiliasi, tanggapan Mahfud MD hingga fakta di balik kepulangannya yang tertunda.

Soal Rizieq Shihab jadi Syarat Rekonsiliasi, Tanggapan Mahfud MD hingga Fakta di Balik Kepulangannya
Tribunnews.com Fransiskus Adhitya / Surya Ahmad Zaimul Haq
Soal Rizieq Shihab jadi syarat rekonsiliasi, tanggapan Mahfud MD hingga fakta di balik kepulangannya yang tertunda. 

Soal Rizieq Shihab jadi syarat rekonsiliasi, tanggapan Mahfud MD hingga fakta di balik kepulangannya yang tertunda.

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, memberikan tanggapannya terkait kepulangan Rizieq Shihab yang menjadi syarat rekonsiliasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Sementara itu, tertundanya kepulangan Rizieq Shihab ke Tanah Air bukan karena ada pencekalan dari pemerintah, namun ada sebab lain.

Seperti yang diketahui, Rizieq Shihab bertolak ke Mekkah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah umrah pada April 2017.

Kala itu, nama Rizieq Shihab tengah ramai diberitakan karena tersandung kasus percakapan WhatsApp berkonten pornografi yang diduga menjerat namanya dengan seorang wanita bernama Firza Husein.

Baca: Gerindra Beberkan Alasan Syarat Kepulangan Rizieq Shihab sebagai Rekonsiliasi

Meski begitu, polisi menghentikan penyelidikan kasus tersebut karena dinilai tidak cukup bukti.

Namun, Rizieq hingga saat ini tak kunjung kembali ke Indonesia.

Ide untuk memulangkan Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsiliasi pertama kali diungkapkan dari Dahnil Anzar Simanjutak melalui akun Twitter-nya.

"Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yg paling tepat beri kesempatan kpd HABIB RIZIQ kembali ke Indonesia, stop upaya kriminalisasi,semuanya saling memaafkan.

Kita bangun toleransi yg otentik,stop narasi2 stigmatisasi radikalis dll," tulis mantan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, seperti dikutip dari Kompas.com.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas