Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Komisioner KPU Terjaring OTT KPK

OTT Kini Tak Dibarengi Penggeledahan, Eks Ketua KPK: Sama Saja Beri Waktu Pelaku Menghilangkan Jejak

Mantan Ketua KPK, Abraham Samad menyoroti operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang kini tak dibarengi dengan penggeledahan.

OTT Kini Tak Dibarengi Penggeledahan, Eks Ketua KPK: Sama Saja Beri Waktu Pelaku Menghilangkan Jejak
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berdiskusi dalam acara talkshow POLEMIK di d'consulate resto, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2019). Talkshow ini memiliki tema KPK Adalah Koentji yang membahas tentang revisi Undang-Undang KPK yang sedang bergulir. 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad angkat bicara mengomentari kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang kini tak dibarengi dengan penggeledahan.

Menurut Ketua KPK periode 2011-2015 ini, hal ini sama saja memberikan waktu bagi pelaku untuk menghilangkan barang bukti.

Hal tersebut dikatakan Abraham Samad lewat akun Twitter pribadinya sebagaimana dikutip Tribunnews.com, Senin (13/1/2020).

Semula, Abraham Samad menyoroti rentang waktu antara kegiatan OTT KPK dan penggeledahan yang terlalu lama.

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berdiskusi dalam acara talkshow POLEMIK di d'consulate resto, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2019). Talkshow ini memiliki tema KPK Adalah Koentji yang membahas tentang revisi Undang-Undang KPK yang sedang bergulir.
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berdiskusi dalam acara talkshow POLEMIK di d'consulate resto, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2019). Talkshow ini memiliki tema KPK Adalah Koentji yang membahas tentang revisi Undang-Undang KPK yang sedang bergulir. (TRIBUN/IQBAL FIRDAUS)

Hal ini terkait OTT KPK atas komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPK), Wahyu Setiawan, Rabu (8/1/2020) pekan lalu.

Wahyu lantas ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI terpilih 2019-2020.

Kasus tersebut juga menyeret nama kader PDIP, Harun Masiku yang juga ditetapkan sebagai tersangka dan kini buron.

Selain Wahyu Setiawan dan Harun Masiku, ada dua nama lagi yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Agustiani dan Saeful.

Sayangnya, dalam OTT tersebut, KPK tak langsung menggeledah kantor, instansi, atau rumah yang disinyalir terdapat barang bukti tindak pidana.

KPK memang sempat hendak menggeledah kantor DPP PDI Perjuangan sehari setelah OTT atas Wahyu Setiawan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Sri Juliati
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Komisioner KPU Terjaring OTT KPK

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas