Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Sengketa Pilbup Boltim: Selisih Suara Jauh, Pemohon Dalilkan Kecurangan Terstruktur, Sistematis 

Selisih suara menurut KPU Kabupaten Boltim selaku termohon yakni mencapai 4.943 suara 9,74 persen.

Sengketa Pilbup Boltim: Selisih Suara Jauh, Pemohon Dalilkan Kecurangan Terstruktur, Sistematis 
Kompas.com/PRIYOMBODO
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Paslon nomor urut 3 yakni Suhendro Boroma dan Rusdi Gumalangit selaku pemohon mendalilkan ada kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif meski selisih suara melebihi syarat yang telah ditetapkan yakni 0,5 persen sampai 2 persen. 

Selisih suara menurut KPU Kabupaten Boltim selaku termohon yakni mencapai 4.943 suara 9,74 persen.

Kuasa Hukum pemohon Irwan Gustaf Lalegit dalam pokok permohonan yang dibacakannya memohon MK untuk mengesampingkan syarat tersebut dengan membeberkan sejumlah dalil terkait dugaan kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif.

Baca juga: Dalilkan Terjadi Kecurangan TSM, Pemohon Minta MK Batalkan Keputusan KPU Kota Tanjung Balai

Sekurangnya ada tujuh dalil yang dikemukakan Irwan untuk mendukung argumen tersebut. 

Pertama, ditemukan pemilih yang menggunakan surat keterangan kependudukan yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bolaang Mangondow Timur yang melanggar ketentuan di seluruh Kab Bolaang Mangondow Timur.

Kedua, ditemukan dua anak di bawah umur memilih di dua TPS.

Hal tersebut disampaikan oleh Irwan dalam sidang pemeriksaan pendahuluan sengketa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bolaang Mongondouw Timur (Boltim) di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (29/1/2021).

Baca juga: Laporkan Dugaan Kecurangan, Paslon Iwan-Iip Minta Baswalu Segera Bertindak

"Ketiga, penggunaan kabel ties Pileg 2019. Kabel ties itu ditemukan sudah berganti ke kabel tis Pileg 2019," kata Irwan dalam sidang di MK pada Jumat (29/1/2021).

Keempat, lanjut dia, tidak ada berita acara penggunaan surat suara cadangan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas