Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pedagang Cakwe Keliling Nekat Jadi Caleg DPRD Bekasi dengan Modal Rp250 Juta

Pedagang cakwe keliling bernama Nur Wahid (47), begitu percaya diri ketika mantap maju sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Bekasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Pedagang Cakwe Keliling Nekat Jadi Caleg DPRD Bekasi dengan Modal Rp250 Juta
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Nur wahid maju sebagai caleg DPRD Kota Bekasi melalui Partai Gerindra 

Siapkan modal Rp250 juta

Nur Wahid (47), pedagang cakwe yang maju sebagai caleg DPRD Kota Bekasi, menyiapkan dana sebesar Rp 250 juta untuk modal kampanye.

Nur Wahid yang maju di daerah pemilihan (Dapil) III, Kecamatan Muatikajaya, Rawalumbu, dan Bantar Gebang ini mengaku, sudah mempersiapkan diri sejak 2014 untuk maju sebagai calon anggota legislatif.

"Dari 2014 saya sudah siapkan diri, alhamdulillah bulan Maret 2018 saya daftar ke DPC Gerindra Kota Bekasi dan maju jadi caleg nomor urut 9 di Dapil III," kata Nur Wahid, Selasa, (5/3/2019).

Nur Wahid tidak pernah mempermasalahkan nomor urut buncit yang ia dapatkan.

Menurut dia, semua caleg tetap memiliki kesempatan yang sama.

Adapun gerilya kampanye juga tidak lepas dari latar belakangnya yang seorang pedagang cakwe.

Rekomendasi Untuk Anda

Memiliki 12 gerobak cakwe dengan 12 karyawan, Nur Wahid mengerahkan seluruh pasukannya untuk membantu sosialisasi ke warga-warga serta menempelkan stiker atau bahkan spanduk di gerobak cakwe miliknya.

"Saya juga kebetulan kenal dan sempat membina beberapa pengusaha cakwe di Bekasi, saya minta bantuan ke mereka supa bantu sosialisasi minimal gerobaknya ditempel stiker saya," ungkapnya.

Dia menambahkan, tujuan utama maju sebagai calon anggota legislatif merupakan cita-citanya.

Nur Wahid yang telah sukses mejadi juragan cakwe ingin fokus menampung aspirasi pedagang kecil melalui jalur parlemen.

"Ini memang udah cita-cita saya, saya kepengan jadi pemimpin, kalau nanti saya terpilih juga saya ingin perjuangkan aspirasi pedagang kecil, karena saya juga dulunya memulai usaha dari nol kan," jelas dia.

Adapun jika tidak terpilih, Nur Wahid mengaku tidak akan patah semangat.

Menurut dia, Pemilu 2019 ini akan jadi pengalaman perdananya menggeluti dunia politik.

"Kalau tahun ini gak kepilih saya siapin diri buat pemilu berikutnya, tapi mudah-mudahan tahun ini saya bisa terpilih,"jelas dia.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas