Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mayat Surono Dicor dan Dilapisi Keramik, Tersangka Kemudian Menjadikannya Tempat Salat

Surono adalah korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan dalam kondisi dicor dan dikuburkan di musala rumahnya, di Dusun Juroju, Jember.

Mayat Surono Dicor dan Dilapisi Keramik, Tersangka Kemudian Menjadikannya Tempat Salat
IST, Surya/Sri Wahyunik
Terkini Mayat Pria Dicor di Bawah Musala, Ternyata Korban Dibunuh Anaknya Pakai Linggis saat Tidur 

Ambil Uang Rp 6 Juta

Setelah membunuh Ayahnya, Bahar kemudian mengambil tas milik Surono yang di dalamnya berisi uang sebanyak Rp 6 juta.

Setelahnya, dia membonceng ibunya memakai sepeda motor Honda CBR ke rumah nenek.

Sepeda motor Honda CBR milik Surono ini belakangan dijual oleh Bahar seharga Rp 19 juta.

Setelah membunuh ayahnya, Bahar sempat menitipkan ibunya ke rumah sang nenek, Misnatun, yang tidak jauh dari rumah Surono.

Kemudian, dia pulang ke rumah istrinya yang masih berada di Desa Sumbersalak dan menginap disana dan keesokan harinya pergi ke Bali.

Motif Tersangka

Mengutip dari Surya.co.id, persoalan ekonomi dan asmara menjadi motif anak dan istri kompak membunuh Surono.

Hal itu diungkapkan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat merilis pengungkapan kasus pembunuhan ini di Mapolres Jember Kamis (7/11/2019).

"Motif pembunuhan itu karena ekonomi, juga ada dendam yang dilatarbelakangi asmara," ujar Kapolres Jember

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas