Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dailami, Mantan Gubernur GAM Jadi Wabup Bener Meriah, Pernah Ditembak TNI hingga Jadi Tukang Becak

Dalam keadaan genting itu, anak Dailami yang berusia 6 tahun menangis dan memelas kepada aparat.

Dailami, Mantan Gubernur GAM Jadi Wabup Bener Meriah, Pernah Ditembak TNI hingga Jadi Tukang Becak
Serambiwiki.com/Budi Fatria
Dailami, Wakil Bupati Bener Meriah sisa masa jabatan 2017-2022. 

Dailami terkena tembakan di bagian dada sebelah kiri tembus ke bahu.

Sementara sang istri, Suryati, mengalami luka tembak di bagian perut.

Anak Dailami yang bernama Salehen Candra, kini sudah menjadi seorang sarjana Teknik Universitas Darma Agung Medan.

Tiga orang pasukan Dailami meninggal dunia saat terjadi kontak tembak dengan pasukan TNI.

Baca juga: Oknum Sekdes di Bener Meriah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Rudapaksa Anak di Bawah Umur

Baca juga: Polres Bener Meriah dan Polda Aceh Cari Emak-Emak yang Viral tak Pakai Helm hingga Teriakkan Takbir

10 Tahun Jadi Tukang Becak

Gempa dan tsunami yang melanda Aceh 26 Desember 2004, menjadi titik balik bagi kisah konflik Aceh yang berdarah-darah.

Setelah damai, Dailami hijrah ke Sumatera Utara.

Ia memulai kehidupan baru dengan bekerja menarik becak mesin.

Awalnya, Dailami menyewa becak orang dengan tarif Rp 25.000 per hari.

Seiring berjalan waktu, ia sanggup membeli becak dengan cara mencicil setiap harinya, hingga dirinya memiliki sebanyak 25 unit becak mesin.

Selanjutnya, Dailami mempekerjakan orang lain untuk menarik becak mesin miliknya.

"Selama 10 tahun saya bekerja menarik becak mesin di Simalingkar, Sumatera Utara," ujarnya.

Mengenal Partai Politik

Setelah 10 tahun bekerja menarik becak di Sumatera Utara, Dailami kembali ke kampung halamanya di Kabupaten Bener Meriah.

Di kampung halaman, ia mulai dengan pekerjaan baru yaitu menjadi petani hingga menjadi kontraktor.

Setelah berkecimpung dalam dunia kontraktor, Dailami kemudian mengenal partai politik.

Awalnya, ia bergabung dengan Partai Aceh (PA) dimana partai tersebut merupakan partai perpanjang tangan perjuangan GAM.

Kemudian, baru menjadi kader Partai Golkar semasa Ahmadi menjabat Bupati Bener Meriah.

Hingga sekarang ini, Dailami masih tercatat sebagai kader partai berlambang pohon beringin tersebut.

Anggota Brimob Polda Aceh melakukan penjagaan di seputar lokasi perayaan Milad Ke-37 Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Desa Meureue, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Rabu (4/12). Polisi menyita sejumlah bendera GAM yang dipasang di kawasan tersebut. SERAMBI/M ANSHAR
Anggota Brimob Polda Aceh melakukan penjagaan di seputar lokasi perayaan Milad Ke-37 Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Desa Meureue, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Rabu (4/12). Polisi menyita sejumlah bendera GAM yang dipasang di kawasan tersebut. SERAMBI/M ANSHAR (SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR)

Loper Koran Serambi di Banda Aceh

Jauh sebelum bergabung dengan GAM, Dailami pernah menjadi loper surat kabar, termasuk Harian Serambi Indonesia.

Pekerjaan ini dijalaninya ketika masih duduk di bangku Sekolah Teknik Menengah (STM) di Banda Aceh tahun 1992.

"Sewaktu saya sekolah STM dulu, pernah menjadi loper koran, saya setiap paginya mengantar koran Harian Serambi Indonesia menggunakan sepeda dayung untuk para pelanggan," kata Dailami.

Dailami mengingat betul harga koran Harian Serambi Indonesia masa itu Rp 250 per eksemplar.

Ia bercerita kala itu Harian Serambi Indonesia dicetak di Percetakan Negara, dekat Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Dailami tumbuh dan besar dari keluarga yang sederhana, sewaktu kecil ia sudah rajin bekerja untuk menutupi biaya hidup dan sekolahnya di Banda Aceh.

Baca juga: Mulai Besok, Ruas Tol Sigli-Banda Aceh Akan Beroperasi Fungsional

Baca juga: Tauke asal Aceh Utara Pemilik Sabu 1,6 Kilogram Jadi Buronan Polisi

Biotada singkat:

Nama: Dailami

Tempat Tanggal Lahir: Kenawat, 5 Februari 1974

Istri: Suryati

Anak: 5 orang

Artikel ini telah tayang di Tribunserambiwiki.com dengan judul Dailami, Mantan Gubernur GAM Linge yang Kini Jadi Wakil Bupati Bener Meriah, Pernah Ditembak TNI

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas