Tribun

Tertipu Investasi Ternak Kelinci, Perempuan di Tuban Menangis, Uang Rp 7 Juta untuk Lamaran Hilang

Tipu muslihat Giyang (28) bikin geleng-geleng kepala, hanya bermodal kelinci ia berhasil memperdaya puluhan korbannya hingga meraup  miliaran rupiah.

Penulis: Theresia Felisiani
Tertipu Investasi Ternak Kelinci, Perempuan di Tuban Menangis, Uang Rp 7 Juta untuk Lamaran Hilang
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Depositphotos dan Mochamad Sudarsono )
Ilustrasi kelinci (kiri) dan pertemuan antara pelaku dan korban penipuan jual beli kelinci fiktif di Tuban (kanan) 

Kapolsek Jenu, AKP Rukimin mengatakan sementara ini jumlah korban dari pelaku ada 50 orang.

"Korban penipuan dan investasi bodong ada sekitar 50 orang. Total kerugian sekitar Rp 1,5 miliar lebih, " ungkapnya.

Rukimin menambahkan atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 372 dan 378 KUHP ancaman 4 tahun penjara.

Pengakuan Pelaku

Sementara itu, tersangka Giyang mengaku melakukan aksinya karena terlilit utang.

Ia kerap dikejar-kejar oleh sang pemberi utang untuk segera membayar uang yang dipinjam.

Hingga pada titik tertentu, pelaku gelap mata dan tega menipu puluhan orang dengan nilai yang berbeda-beda.

"Saya menawarkan barang yang tidak ada melalui Facebook, saya awalnya jual kelinci lalu akhirnya saya tipu korban," terangnya.

Baca juga: Umumkan Hasil Penelitian, Wagub DKI: Air dan Biota Laut Teluk Jakarta Negatif Paracetamol 

Baca juga: Viral Video Ponsel Pesepeda Dijambret saat Gowes, Wagub DKI Beri Pesan Ini 

Ditambahkannya, untuk nilai uang dari para korban bermacam-macam, mulai Rp 20 juta, Rp 150 juta hingga Rp 180 juta.

Jika semua hasil penipuan ditotal, maka akan mencapai Rp 1-2 miliar lebih.

"Awalnya tidak mau menipu, tetapi karena terlilit utang akhirnya menipu," beber pelaku di hadapan polisi.

Aksi Penipuan Ternak Kelinci dan Investasi Abal-abal Sudah Berjalan 3 Tahun

Tipu muslihat Giyang Mihdiyan Arifta Putra (28), warga Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, bikin geleng-geleng kepala.

Bagaimana tidak, hanya bermodal kelinci ia berhasil memperdaya puluhan korbannya hingga meraup uang miliaran rupiah.

Giyang mengaku aksi penipuan jual beli fiktif dan investasi bodong yang dilakukannya sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir, tepatnya sejak 2018. (tribun network/thf/Surya.co.id)

Sumber: Surya
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas