Tribun

Pariwisata Masa Depan, Cari Destinasi yang Dekat dan Kembali ke Alam

Direktur Pariwisata DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Aishah Gray memperkirakan ada beberapa tren di industri pariwisata di hari-hari mendatang.

Editor: Hasanudin Aco
Pariwisata Masa Depan, Cari Destinasi yang Dekat dan Kembali ke Alam
Ist
Diskusi online “Imajinasi Bisnis Pariwisata Masa Depan” yang diselenggarakan DPP PSI pada Jumat (1/10/2021). 

Apalagi kalau banyak lalat, kotor, dan jorok.

Selanjutnya, ujar Johnnie, tiap pemerintah daerah harus memetakan destinasi yang mau mereka tawarkan.

Harus ada prioritas.

Misalnya satu provinsi punya 30 destinasi wisata. Sementara hanya ada Rp 30 miliar per tahun.

Masing-masing dikucuri Rp 1 miliar dan hasilnya nihil.

“Kalau punya Rp 30 miliiar, fokuskan saja untuk satu destinasi. Tahun berikutnya untuk destinasi lain. Terus begitu, bergantian. Pada akhirnya, secara bertahap, ada banyak destinasi yang layak dijual,” ujar Johnnie.

Dalam pengantar diskusi, Plt Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha, juga menyebut soal infrastruktur di sejumlah destinasi yang masih harus ditingkatkan.

“Ini cerita sebelum pandemi ya. Saya menemukan ada tempat yang instagramable. Tetapi, kita mau ganti baju sehabis berenang saja susah. Lalu, di sekitar banyak sampah. Ini akan membuat wisatawan kecewa,” katanya.

Juga warga sekitar yang harus pandai menjaga wilayahnya. Kalau tidak pintar, wisatawan tidak akan mau datang lagi.

Sementara, di masa pandemi ini, dibutuhkan kolaborasi dan solidaritas untuk membangkitkan pariwisata yang terpuruk.

“Kita yakin pariwisata akan menghasilkan banyak devisa jika dikelola dengan benar. Untuk itu dibutuhkan ide-ide segar, juga studi-studi kasus dari luar negeri,” kata Giring.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas