Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Kenaikan Gaji Pimpinan KPK dan 'Sense of Crisis' Menkumham

Dalam PP tersebut, Ketua KPK beroleh gaji sebesar Rp 123,9 juta per bulan, sementara Wakil Ketua KPK mendapat gaji sebesar Rp 112,5 juta per bulan.

Kenaikan Gaji Pimpinan KPK dan 'Sense of Crisis' Menkumham
TRIBUNNEWS/HERUDIN

Ali menyatakan, rapat terakhir itu sebelum isu Covid-19 merebak.

Sementara pemerintah mengumumkan kasus positif Corona pertama di Indonesia pada 2 Maret 2020.

Bila klaim KPK itu benar, yang menjadi pertanyaan, apakah Menkumham Yasonna Laoly akan keukeuh melanjutkan pembahasan RPP Kenaikan Gaji Pimpinan KPK di tengah krisis pandemi Corona dengan dalih sudah terlanjur masuk Proleg?

Pengaturan gaji pimpinan KPK sebenarnya telah tertuang dalam PP Nomor 82 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas PP Nomor 29 Tahun 2006 Tentang Hak Keuangan, Kedudukan Protokol, dan Perlindungan Keamanan Pimpinan KPK.

Baca: Fokus Awasi Anggaran Covid-19, KPK Minta Pembahasan Gaji Pimpinan Dihentikan

Dalam PP tersebut, Ketua KPK beroleh gaji sebesar Rp 123,9 juta per bulan, sementara Wakil Ketua KPK mendapat gaji sebesar Rp 112,5 juta per bulan.

Dus, RPP Kenaikan Gaji Pimpinan KPK ini akan menjadi ujian bagi Yasonna apakah memiliki sense of crisis atau tidak.

Bila memiliki sense of crisis atau merasakan adanya krisis akibat pandemi Corona, tentu pembahasannya akan dihentikan. Sebaliknya bila tak memiliki sense of crisis maka pembahasan akan dilanjutkan.

Apakah Yasonna masih punya sense of crisis? Inilah yang masih menjadi pertanyaan besar.

Jangan-jangan justru ia hendak memanfaatkan situasi krisis untuk memuluskan "hidden agenda" (agenda terselubung)-nya seperti membebaskan 300 narapidana korupsi di tengah wabah Corona melalui revisi PP No 99 Tahun 2012 Tentang
Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Dengan adanya anjuran "social distancing" (jaga jarak sosial), "physical distancing" (jaga jarak fisik), dan "stay at home" (tetap tinggal di rumah), niscaya pengawasan publik terhadap dinamika pembahasan RPP Kenaikan Gaji Pimpinan KPK akan minimal, sehingga bisa lolos dengan mudah begitu saja.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas