News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Jejak Mbah Josari, Tokoh Penting Pati Mertua Panembahan Senopati

Editor: Setya Krisna Sumarga
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GREBEG SYAWAL : Bergodo Kraton Yogyakarta bersiap melaksanakan Grebeg Syawal di komplek Kraton Yogyakarta, Kamis (7/7). Grebeg 1 Syawal 1437 H merupakan simbol ucapan syukur Kraton Yogyakarta atas rejeki dan keselamatan dari Tuhan YME. TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy

Dari situ, Josari diyakini sesepuh Dukuh Kemiri, Desa Sarirejo. Ia dikenal juga sebagai Ki Ageng Kemiri, suami Nyai Ageng Kemiri.

Dalam catatan silsilah Poestaka Darah Agoeng, tercatat adik Ki Ageng Penjawi adalah Nyai Ageng Kemiri.

Dalam Babad Pati diubah berubah namanya jadi Rayungwulan. Dia istri Ki Ageng Kemiri. Keduanya punya seorang putri yang bernama Ratu Mas Pati, yang jadi permaisuri Panembahan Senopati, pendiri kerajaan Mataram Kotagede.

Berdasar Poestaka Darah Agoeng tertulis Nyai Ageng Ngerang, putri Sunan Kalijaga yang diperistri Sunan Pati (Sunan Ngerang III).

Mereka menurukan dua anak putra dan putri. Putra pertama bernama Mas Panjawi Adipati Pati (Ki Ageng Pati), atau yang dikenal masyarakat luas sebagai Ki Panjawi.

Makamnya ada di Kedung Lumbung, Banjarnegara.

Putri kedua, atau adik Ki Panjawi bernama Nyai Ageng Kemiri, yang menikah dengan Ki Ageng Kemiri

Nyai Ageng Kemiri mempunyai seorang anak bernama Ratu Mas, kelak jadi istri Panembahan Senopati.Dari rahim Ratu Mas inilah lahir raja-raja besar Mataram.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini