Tribun

Iran: Kebijakan Israel tidak akan Berubah di Tangan Pemerintahan Baru PM Naftali Bennett

Iran tidak yakin akan ada perubahan kebijakan luar negeri dan keamanan Israel  di bawah pemerintahan baru Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Iran: Kebijakan Israel tidak akan Berubah di Tangan Pemerintahan Baru PM Naftali Bennett
the straits times
Naftali Bennett 

Bahkan banyak diantara warga yang memainkan gelembung sabun dan meniupkannya ke udara.

Ribuan orang disebut telah berkumpul di Rabin Square yang terletak di Tel Aviv.

Seperti yang disampaikan jurnalis setempat, Noga Tarnopolsky.

"Kota itu sedang merayakan 'akhir era Netanyahu' yang telah berlangsung selama 12 tahun. Orang-orang bertepuk tangan, bersorak dan mengibarkan bendera saat parlemen bersumpah untuk menjanjikan 'perubahan'," kata Tarnopolsky.

Media lokal ​Kann News pun menyiarkan video dari alun-alun balai kota saat Bennett diumumkan sebagai Perdana Menteri baru Israel, disambut sorak sorai dari kerumunan warga.

Menurut video terbaru yang beredar, masih banyak warga yang merayakan momen ini di alun-alun hingga larut malam.

​Sementara itu, para pemimpin dunia telah memberikan ucapan selamat kepada Bennett dan Lapid atas pelantikan tersebut.

Sejumlah pemimpin dunia yang telah mengucapkan selamat diantaranya Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Kanselir Austria Sebastian Kurz.

Biden mengucapkan selamat kepada kabinet koalisi dan menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan pemerintahan Bennett.

"Atas nama rakyat Amerika, saya mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Naftali Bennett, Perdana Menteri Alternatif dan Menteri Luar Negeri Yair Lapid, dan semua anggota kabinet baru Israel. Saya berharap dapat bekerja sama dengan Perdana Menteri Bennett untuk memperkuat semua aspek hubungan yang erat dan langgeng antara kedua negara," kata Biden.

Mendapatkan ucapan selamat dari Biden, Bennet pun berterima kasih dan mengatakan bahwa dirinya juga menantikan momen untuk bisa bekerja sama dengan Biden.(Reuters/Sputnik News)

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas