Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Inggris: Setengah Penduduk Myanmar Dapat Terinfeksi Covid-19 Dalam Dua Minggu Ke Depan

Duta Besar Inggris untuk PBB mengingatkan bahwa setengah penduduk Myanmar bisa terinfeksi Covid-19 dalam dua minggu ke depan

Inggris: Setengah Penduduk Myanmar Dapat Terinfeksi Covid-19 Dalam Dua Minggu Ke Depan
AFP
DOKUMENTASI: Foto yang diambil pada 10 Juli 2021 menunjukkan sukarelawan mengenakan APD membawa jenazah korban Covid-19 ke pemakaman di Hlegu, Yangon. 

Infeksi di negara Asia Tenggara itu telah melonjak sejak Juni.

Data Kementerian Kesehatan Myanmar, yang dikutip media pemerintah, menyebutkan bahwa 4.980 kasus baru Covid dan 365 kematian pada Rabu (28/7).

Sementara petugas medis dan layanan pemakaman menyebutkan korban jauh lebih tinggi.

PBB memperkirakan hanya 40 persen fasilitas kesehatan Myanmar yang masih dapat berfungsi.

Banyak dokter dan petugas kesehatan bergabung dengan gerakan pembangkangan sipil yang dimulai setelah kudeta, dan menjadi sasaran militer.

Baca juga: Myanmar Catat Rekor Kematian dan Infeksi Virus Corona, Layanan Pemakaman Kewalahan

Baca juga: Dokter Sebut Junta Myanmar Menimbun Pasokan Oksigen dan Vaksin, Akses Rumah Sakit Swasta Dipersulit

PBB menyebutkan, pasukan militer telah melakukan setidaknya 260 serangan terhadap personel dan fasilitas medis, menahan 67 pejabat medis.

"Dengan gelombang baru Covid-19 yang menyebar seperti api di seluruh negeri, sangat disayangkan bahwa lebih banyak nyawa akan hilang karena militer Myanmar mempersenjatai Covid-19 untuk melawan rakyat," kata juru bicara pemerintah persatuan nasional Susanna Hla Hla Soe.

Duta Besaar Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun berbicara mewakili pemerintah sipil terpilih dalam diskusi di DK PBB itu.

Ia mengatakan, pemantauan ketat oleh komunitas internasional sangat penting untuk mendapatkan vaksinasi Covid yang lancar dan efektif serta memberikan bantuan kemanusiaan.

“Kami ingin meminta PBB, khususnya Dewan Keamanan, untuk segera membentuk mekanisme pemantauan yang dipimpin PBB untuk vaksinasi Covid yang efektif dan kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan,” katanya.

Baca juga: Pemimpin Junta Myanmar: Rusia akan Kirim 2 Juta Dosis Vaksin Virus Corona

Baca juga: Aung San Suu Kyi Ingatkan Warga Myanmar Berhati-hati Terhadap Covid-19

Halaman
123
Editor: hasanah samhudi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas