Tribun

Apa Itu Virus Mematikan Marburg yang Terdeteksi di Guinea? Berikut Asal, Penularan hingga Gejalanya

Apa itu virus mematikan Marburg yang terdeteksi di Guinea, Afrika Barat? Berikut asal, penularan, gejala hingga fakta-faktanya.

Penulis: Rica Agustina
Editor: Sri Juliati
Apa Itu Virus Mematikan Marburg yang Terdeteksi di Guinea? Berikut Asal, Penularan hingga Gejalanya
Twitter/Mellanie Fontes-Dutra, PhD
Apa itu virus mematikan Marburg yang terdeteksi di Guinea, Afrika Barat? Berikut asal, penularan, gejala hingga fakta-faktanya. 

Gejala yang paling parah, penderita dapat mengalami penyakit kuning, radang pankreas, penurunan berat badan secara drastis, delirium, syok, gagal hati, pendarahan masif, dan disfungsi multi-organ.

Fakta virus Marburg

- Penyakit birus Marburg (MVD), sebelumnya dikenal sebagai demam berdarah Marburg, adalah penyakit parah yang sering fatal pada manusia.

- Virus ini menyebabkan demam berdarah virus yang parah pada manusia.

- Rata-rata tingkat kematian kasus MVD adalah sekitar 50 persen. Tingkat kematian kasus bervariasi dari 24 persen hingga 88 persen pada wabah sebelumnya tergantung pada jenis virus dan manajemen kasus.

- Perawatan suportif dini dengan rehidrasi, dan pengobatan simtomatik meningkatkan kelangsungan hidup.

- Belum ada pengobatan berlisensi yang terbukti menetralisir virus, tetapi penelitian terus berlanjut.

- Rousettus aegyptiacus, kelelawar buah dari keluarga Pteropodidae, dianggap sebagai inang alami virus Marburg.

Baca juga: Kasus Virus Marburg Ditemukan di Afrika Barat, Picu Demam Berdarah dan Cepat Menular

Virus Marburg di Guinea

Pejabat kesehatan Guinea telah mengonfirmasi kasus pertama virus Marburg di Afrika Barat.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas