Perkuat Pertahanan Sekutu NATO, AS Jual 250 Tank Abrams ke Polandia
Untuk memperkuat pertahanan sekutu penting NATO, AS mengumumkan rencana penjualan 250 tank Abrams ke Polandia.
Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Nuryanti
Sebagai informasi, dalam politik, kata sifat hawkish berguna untuk menggambarkan orang, kelompok, atau partai politik yang secara konsisten lebih memilih opsi perang untuk bereaksi terhadap masalah di seluruh dunia.
Tempat kelahiran gerakan serikat pekerja Solidaritas yang memainkan peran kunci dalam menjatuhkan Komunisme di Eropa tengah, Polandia sangat sensitif terhadap apa yang dilihatnya sebagai ancaman ekspansionisme Rusia, dan baik pemerintah konservatif maupun liberal telah teguh dalam mendukung Kyiv.
“Polandia mengetahui secara langsung biaya mahal yang harus dibayar oleh para korban agresi dari tetangga yang lebih besar, dan Polandia telah memberikan kontribusi berharga untuk membantu Ukraina dalam membangun kemampuan pertahanannya,” kata Austin.
Washington juga menyelesaikan pengerahan 4.700 tentara tambahan dari Divisi Lintas Udara ke-82, lebih dari dua kali lipat kehadiran pasukan AS di Polandia.
Presiden Joe Biden telah mengesampingkan pengerahan pasukan AS untuk berperang di Ukraina melawan Rusia.
Tetapi pengerahan seperti yang dilakukan ke Polandia dapat menempatkan pasukan AS dan Rusia dalam jarak dekat, yang menurut para ahli masih merupakan risiko mengingat konflik dapat dengan mudah, dan secara tidak sengaja, meluas ke perbatasan.
Baca juga: Militer Prancis Hengkang, Mali Andalkan Tentara Bayaran Rusia
Baca juga: Rusia Minta NATO untuk Tenang
Militer AS telah mengirimkan jet tempur F-15 ke Pangkalan Udara Lask, Polandia, menawarkan kemampuan tambahan untuk kepolisian udara, kata para pejabat.
Perbatasan tenggara Polandia dekat dengan kota Lviv di Ukraina barat, tempat Amerika Serikat memindahkan kedutaannya karena meningkatnya kekhawatiran akan invasi Rusia.
Para pejabat AS mengatakan pasukan AS di Polandia dapat membantu warga Amerika yang mungkin melarikan diri ke negara itu jika Rusia menyerbu serta membantu Warsawa dengan kemungkinan masuknya pengungsi.
Para pejabat AS percaya jutaan orang Ukraina mungkin menjadi pengungsi dan terlantar dalam konflik skala penuh.
Polandia sudah menjadi rumah bagi satu hingga dua juta orang Ukraina.
(Tribunnews.com/Yurika)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.