Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Eks-Kepala Staf IDF: Israel Mau Serbu Rafah Cuma Hoax, Netanyahu Tak Prioritaskan Pembebasan Sandera

pemulangan tahanan Israel di Jalur Gaza bukanlah prioritas bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang tertarik untuk tetap berkuasa.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Eks-Kepala Staf IDF: Israel Mau Serbu Rafah Cuma Hoax, Netanyahu Tak Prioritaskan Pembebasan Sandera
JN/tangkap layar
SETUJUI SERANGAN DARAT KE RAFAH - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dilaporkan sudah menyetujui penyerbuan darat tentara Israel (IDF) ke Rafah, Gaza Selatan. 

Hal ini disampaikannya dalam pembicaraannya kemarin, Sabtu, dengan keluarga para tahanan, yang menunjukkan apa yang ia gambarkan sebagai dukungan penuh pihak oposisi terhadap kesepakatan tersebut.

Lapid mengatakan bahwa kesepakatan untuk memulangkan mereka sepadan dengan harga yang harus dibayar, dan tidak mungkin terwujud tanpa kembalinya mereka ke Israel.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Israel Yisrael Katz mengatakan Israel bersedia membayar harga sebagai imbalan atas kembalinya tahanan di Gaza, namun belum siap menghentikan perang dan menggambarkannya sebagai 'garis merah'.

Mengenai pelaksanaan operasi darat di Rafah, Katz menjawab saat wawancara dengan situs Yedioth Ahronoth kalau hal ini akan terjadi karena kemenangan dalam perang tidak dapat dicapai tanpa masuk ke sana, seperti yang dia katakan.

(oln/JN/alquds*)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas