Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pria Lebih Mudah Terinfeksi Virus Corona Daripada Wanita, Kenapa?

Penelitian menemukan adanya tingkat kematian lebih tinggi dialami pria sebanyak 2,8 persen dan wanita hanya sekitar 1,7 persen.

Pria Lebih Mudah Terinfeksi Virus Corona Daripada Wanita, Kenapa?
AFP/ISAAC LAWRENCE
Pekerja yang mengoperasikan mesin yang memproduksi masker bedah di sebuah pabrik di Hong Kong. Rabu (19/02/2020). Menghadapi kekurangan di tengah wabah virus, warga Hong Kong telah mulai membuat masker wajah mereka sendiri, dari pabrik profesional hingga penjahit home industri. (ISAAC LAWRENCE/AFP) 

"Mereka mengalami kerusakan paru-paru dan memiliki tingkat kematian lebih tinggi," ungkap Profesor Stanley Perlman, ahli mikrobiologi dari Universitas Ioma yang menjadi senior dalam kajian ini.

Ketika peneliti menutup hormon estrogen dan mengelularkan sel telur pada tikus betina yang terinfeksi, mereka tampak sekarat.

Namun, menutup hormon testosteron pada tikus jantan rupanya tidak menunjukkan perbedaan.

Hal ini menunjukkan hormon estrogen perempuan memainkan peran perlindungan dalam melawan virus.

"Ini model yang dapat juga dilihat pada manusia," ungkap Profesor Perlman.

"Perbedaan antara pria dan wanita (manusia) sangat halus. Namun pada kasus tikus, tidak terlalu halus."

3. Gaya Hidup di Kalangan Masyarakat Juga Berpengaruh

Gaya hidup sehat antara pria dan wanita di beberapa masyarakat juga memainkan peran penting dalam responnya menghadapi serangan virus.

Terdapat sebanyak 316 juta orang di China merokok alias sepertiga dari seluruh penduduk dunia dan 40 persen dari konsumen rokok di dunia.

Namun hanya terdapat 2 persen wanita perokok di China dibandingkan pria. Warga pria di China juga punya kasus diabetes tingkat dua tertinggi dan juga tekanan darah tinggi dibandingkan wanitanya.

Tingkat kerusakan paru-paru kronis juga dimiliki pria, hampir dua kali angka dari perempuan. Di AS, wanita lebih proaktif terhadap gaya hidup sehat dibandingkan pria.

Beberapa kajian kecil juga menemukan adanya kasus serupa pada mahasiswa China di AS. Di dalam kajian yang belum dipublikasikan, peneliti China menitikberatkan pasien dengan diagnosis terlambat atau mereka yang punya pneumonia lebih dulu adalah yang paling beresiko sekarat.

Sebuah studi dari 4.021 pasien dengan virus corona menekankan pentingnya deteksi dini, khususnya bagi pria yang lansia.

Bahkan kaum pria juga lebih banyak dirawat di RS dengan penyakit lainnya.

Di Provinsi Hubei sendiri, polanya agak berbeda.

Tingkat kematian relatif lebih sedikit dibandingkan kasus infeksinya. Kaum pria lebih banyak terinfeksi dibandingkan wanita, berdasarkan analisis CDC China. (Miranti Kencana Wirawan/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Virus Corona Lebih Mudah Serang Pria Daripada Wanita?"

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas