Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pola Hidup Tidak Sehat Jadi Faktor Sederhana Pemicu Hipertensi dan Penyakit Tidak Menular Lainnya

Pola hidup tidak sehat yang banyak dilakukan masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan disebut berpotensi memicu munculnya penyakit hipertensi.

Pola Hidup Tidak Sehat Jadi Faktor Sederhana Pemicu Hipertensi dan Penyakit Tidak Menular Lainnya
freepik
Ilustrasi alami hipertensi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pola hidup tidak sehat yang banyak dilakukan masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan disebut berpotensi memicu munculnya penyakit hipertensi.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, dr. Susetyo Atmojo, Sp.JP mengatakan bahwa era yang semakin modern membuat masyarakat memperoleh segalanya secara instan.

Ini yang memicu munculnya gaya hidup tidak sehat di era globalisasi ini.

"Kita lihat di masyarakat itu bahwa globalisasi, kemudian gaya hidup di era 2020 ke atas saat ini kan gaya hidup yang praktis dan cepat (instan) ya. Itu juga saya pikir secara tidak langsung akan memaksa masyarakat untuk lebih condong ke arah menjalani pola hidup yang tidak sehat," ujar dr Susetyo, dalam talk show live Instagram @radiokesehatan, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Anang Hermansyah Beri Pesan untuk Atta dan Aurel, Khawatirkan Kondisi Kesehatan Putri Sulungnya

Baca juga: Penderita Hipertensi Boleh Olahraga, Tapi Ingat, Ada Aturannya, Ini Penjelasan Dokter

Ia pun menegaskan bahwa penerapan pola hidup tidak sehat secara berkelanjutan ini tentunya akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan mereka sendiri dalam beberapa tahun mendatang.

Pola hidup sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh
Pola hidup sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh (freepik)

Dampak tersebut yakni munculnya sejumlah penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes, hingga hiperkolesterol atau tingginya kadar kolesterol dalam darah.

"Tetapi kita sebagai dokter terus menggaungkan bahwa pola hidup yang tidak sehat itu seperti bom waktu. Jadi kalau kita tetap melakukannya, maka dalam hitungan tahun, dalam hitungan waktu ke depan maka kita akan menuai apa yang kita sebut sebagai kelompok penyakit tidak menular," jelas dr Susetyo.

Bahkan akan muncul pula komplikasi, padahal ini hanya disebabkan pola hidup yang tidak sehat.

Ilustrasi sehat
Ilustrasi sehat (g-stockstudio)

Sehingga ia pun menyarankan kepada masyarakat untuk mengubah pola hidup mereka menjadi lebih sehat.

"Hal-hal tersebut akan menimbulkan komplikasi pada organ tubuh kita, sebut saja stroke, penyakit jantung koroner, payah jantung, penyakit ginjal kronis dan penyakit-penyakit lain yang sebenarnya cikal bakalnya itu sederhana," kata dr Susetyo.

dr Susetyo kembali menekankan bahwa munculnya penyakit-penyakit tidak menular itu sebenarnya dipicu pola hidup tidak sehat yang biasanya diterapkan kalangan usia muda, kemudian dituai pada saat usia tua.

Oleh karena itu, dirinya kembali mengimbau agar masyarakat terutama kalangan usia muda untuk mengubah pola hidup mereka menjadi lebih sehat untuk menghindari munculnya penyakit-penyakit tersebut di masa mendatang.

"Dari pola hidup yang tidak sehat yang kita lakukan pada saat ini, mungkin pada saat usia muda, nanti ketika kita tua, kita akan menuai apa yang kita lakukan dengan (pola) masa hidup kita di usia muda. Sekali lagi kita menggaungkan dan memaksakan diri kita untuk menjalani pola hidup sehat," pungkas dr Susetyo.

Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas